Sejarah Pramuka
Dalam sejarah pramuka dunia, bapak pramuka di mulai dari Lord Robert Baden Powell yang dijuluki sebagai bapak pramuka sedunia ini, pada tanggal 25 Juli 1907 mengadakan sebuah perkemahan pramuka di pulau Brown Sea, Inggris. Kemudian seiring berjalannya, Baden Powell pada tahun 1908 lalu menuls buku tentang dasar kepramukaan berjudul “Scouting for Boys” yang berarti pramuka untuk laki-laki.Sejarah Pramuka Indonesia pertama kali di bawa oleh pemerintah Belanda yang kala it masih menjajah Indonesia. Di Belanda sendiri, pramuka dinamai Padvinder yang kemudian didirikan organisasi tersebut di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging, yang artinya Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda). Dari sini, lalu lahir organisasi-organisasi yang bertujuan untuk pergerakan nasional JJP (Jong Java Padvindery) yang kemudian melarang setiap organisasi “Padvinder” di Indonesia.
Cikal bakal pramuka di Indonesia sangat terasa setelah sumpah pemuda yang kemudian membentuk organisasi-organisasi kepanduan untuk pergerakan nasional yang menjadi sejarah pramuka Indonesia. Pada masa pendudukan Jepang, organsasi ini sangat dilarang namun setelah proklamasi kemerdekaan organisasi kepanduan ini berubah diresmikan menjadi “Pandu Rakyat Indonesia”.
Sejarah Pramuka
Sejarah pramuka Indonesia, kemudian mengantarkan keberadaannya sampai sekarang yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Pramuka diperkenalkan pada seluruh Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 dengan pawai besar yang sebelumnya telah melantik Mapinas, Kwarnas, dan Kwarnari oleh presiden.Pada tahun 1920 adalah tahun yang penting untuk sejarah pramuka dunia, karena diadakan sebuah kegiatan pramuka yang dinamakan Jambore untuk pertama kalinya di dunia. Kemudian diadakan pembentukan Dewan Internasional pramuka yang beranggotakan 9 orang biro dan biro pusat di London. Pada biro pramuka putra, memiliki 5 kantor wilayah yaitu Costa Rica, Mesir, Filipina, Swiss, dan Nigeria.Kemudian di Amerika Latin, Arab, Asia Pasifik, dan Eropa yang kemudian menjadi pusat sekretariat putri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar